JAMBI – Suasana hangat terlihat dalam pertemuan antara Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, dengan Pengurus Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Jambi yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Provinsi Jambi.
Ketua DPW APKASINDO Jambi, Mashuri, memperkenalkan dirinya beserta pengurus lainnya, disambut dengan ramah oleh Ketua DPRD.
Dalam pertemuan tersebut, M. Hafiz menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan para petani sawit di Jambi melalui berbagai kewenangan yang dimiliki DPRD. Ia menegaskan bahwa setelah terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan, akan segera diagendakan pertemuan lebih lanjut antara DPRD dan APKASINDO.
“Kami berharap DPW APKASINDO membawa dokumen atau data yang bisa dipelajari bersama saat pertemuan nanti, agar kami dapat memahami permasalahan secara lebih mendalam,” ujar M. Hafiz.
Salah satu isu utama yang diangkat oleh Dewan Pakar APKASINDO Jambi dalam pertemuan tersebut adalah mengenai harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit, yang dinilai masih jauh dari harapan petani. Setiap bulan selalu ada penetapan harga TBS, namun seringkali harga yang ditetapkan tidak menguntungkan bagi petani.
APKASINDO juga mengharapkan peran aktif DPRD dalam mengawasi penetapan harga TBS serta memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak pada petani. Mereka berharap bisa memperkuat perlindungan terhadap petani melalui regulasi, termasuk Peraturan Daerah yang memberikan kepastian hukum.
Anggota DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, turut menyampaikan dukungannya untuk kesejahteraan petani sawit. “Kami akan berjuang bersama Ketua DPRD memperjuangkan nasib petani sawit Jambi, terlebih lagi kami memiliki wakil di DPR RI yang bisa membawa aspirasi ini ke tingkat pusat,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, APKASINDO juga menyoroti tiga hal penting yang harus diperhatikan, yaitu bibit unggul, pupuk subsidi, dan harga TBS. Mereka berharap hal-hal ini menjadi perhatian serius agar kesejahteraan petani sawit di Jambi semakin meningkat.
Silaturahmi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diakhiri dengan foto bersama, mengingat padatnya agenda Ketua DPRD pasca pelantikan, termasuk banyaknya rapat yang harus dihadiri. (**)








