Jambi – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda Provinsi Jambi, Arif Munandar, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah Sensus Pertanian 2024. Acara ini digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (14/10).
Arif menyampaikan pentingnya data akurat untuk kebijakan yang tepat, khususnya bagi Provinsi Jambi yang merupakan daerah agraris. Sensus Pertanian diharapkan dapat membantu dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan pertanian di Jambi.
“Sensus pertanian menjadi pusat rujukan yang memberikan gambaran komprehensif terkait kondisi pertanian, petani, dan usaha pertanian di Jambi,” ujar Arif.
Menurut data BPS, luas panen padi Jambi tahun 2023 meningkat menjadi 61.378,11 hektare, namun produktivitas dan produksi padi menurun akibat faktor alam seperti El Nino dan sulitnya akses pupuk. Pemerintah terus mencari solusi untuk mengatasi penurunan produksi tersebut.
Arif berharap Rakorda ini mendorong kolaborasi semua pihak untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Jambi.
“Semoga upaya bersama ini dapat terus memperkuat ketahanan pangan dalam rangka penguatan cadangan pangan berbasis sumber daya lokal (Local Resource-based Food Reserve) dan meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Jambi,” katanya lagi.
Acara yang bertema “Evaluasi Data SEP 2024 untuk Mengawal Kualitas Data Pertanian” ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para Bupati/Pj/Pjs Kepala Daerah se-Provinsi Jambi, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi beserta jajaran terkait, serta para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan peserta Rapat Koordinasi Daerah. (**)








