SELECTAJA.COM – Posan Tobing, mantan drummer dari ban Kotak ini sempat membahas awal mula dirinya meniti karir bersama Tantri Kotak. Dari pernah tidur satu kos-kos an hingga menyinggung wajah Tantri Kotak yang saat itu mirip pembantu. Posan Tobing bahkan membeberkan bahwa wajahnya yang mirip pembantu itulah yang membuatnya hampir tidak diterima sebagai vokalis di band Kotak.
Atas pernyataan yang diberikan oleh mantan drummer ban Kotak ini sontak membuat Tantri Kotak terpancing. Dari unggahan akun Instagram pribadi miliknya,Tantri Kotak terlihat membagikan potretnya bersama suami, anak-anak dan asisten rumah tangganya.
” Foto bareng Asisten Rumah Tangga atau kasarnya masih banyak yang menyebut PEMBANTU. Kenapa terkesan rendah ya? Padahal pekerjaan mereka sungguh MULIA, saya saja kalo tidak ada mereka rumah jadi ikut berantakan. Jadi tidak ada pekerjaan yang rendah, yang rendah itu adalah mahluk yang merendahkan orang lain,” tulis Tantri di kolom caption unggahannya pada Kamis (13/7). Dikutip selectaja.com pada Senin (17/7).
Postingan Tantri Kotak sontak mendapatkan banyak reaksi dari warganetada yang pro dan ada yang kontra.
“YANG NGATAIN KAYA UDAH BENER AJA..KESEL BOLEH TAPI JANGAN KELEWATAN LAH..JDILAH MANUSIA YANG MEMANUSIAKAN MANUSIA JANGAN MERENDAHKAN ORANG.INTROPEKSI YA MASNYA.KESEL JUGA LIST PODCASTNYA.KAYA UDAH BENER DAN GANTENG BANGET TAH MASNYA.SMANGAT KAK TANTRI…EMANG KLO ORANG DRAJATNYA MAU DITINGGIKAN GINI.TANPA ADA TANTRI GA ADA KOTAK.IDOLA AKU DARI DULU SEHAT SEHAT KAK TANTRI,” tulis akun dengan nama pengguna @shel***.
Pada pemberitaan yang dibagikan oleh media sebelumnya, Posan Tobing dan Julia Angelia alias Pare eks personal Kotak telah melempar somasi terbuka kepada band Kotak yang saat ini terdiri hanya Tantri, Chua, dan Cela. Kedua belah pihak dikabarkan berseteru mengenai hak cipta lagu-lagu mereka sebelumnya ketika masih berada pada band yang sama.
“Baca juga : Disebut Dody Tak Mengundangnya Di Ultah Gala, Fuji Beri Sindiran
Atas pemberitaan tersebut, tak sedikit pula warganet berpihak pada Posan Tobing, seperti yang dituliskan oleh akun dengan nama pengguna @dw_***.
“Sebenernya sebagai salah satu kontribusi composer seharusnya royaliti tetep di bagi ketobing walau kontribusi di lagu lain entah 25℅ ke 60℅ kek itu benefit tobing yang di dapat… Hormatin kontribusi composer walau itu hanya sekedar 10 persen… Belajarlah pada @ahmaddhaniofficial dan andra ramadhan yang membagikan benefit ke personil lama dewa…. Wajartobing marah… Nanti buktikan aja di pengadilan… Saya udah baca beritanya,” tulisnya yang dikutip selectaja.com pada Senin (17/7).
Editor : Dona.








