selectaja.com – Kisruh aksi unjuk rasa oleh para sopir batubara di kantor gubernur Jambi masih berlangsung hingga Selasa (23/1/24). Hal ini mendapat komentar dari Anggota DPRD Provinsi Jambi Kemas Alfarabi.
Kemas Alfarabi mengatakan negara Indonesia merupakan negara berkembang dan masih tergantung dengan ekspor sumber daya alam.
“Menurut data tahun 2022 jumlah ekspor batubara sebesar 360 juta ton atau nilai produksi 705 triliun rupiah,” jelasnya.
Lanjut Kemas Alfarabi menjelaskan batubaru memberikan devisa 60 persen ke Indonesia
“Terutama sektor batubara memberi devisa 60 persen dari keseluruhan sumber energi terbesar ke negara importir india, china, jepang, filipina dan Malaysia,” tutupnya.








